Perbedaan Umroh Dan Haji

Indonesia yang dikenal dengan mayoritas penduduknya beragama muslim, sudah pasti  dimudahkan sekali untuk melakukan ibadah. Sepert halnya untuk melakukan rukun islam, yaitu Naik haji. Selain naik  haji ada juga yang melakukan ziarah ke tanah suci diluar bulan haji yaitu disebut Umroh atau haji kecil, Di Indonesia perjalanan umroh masih saja banyak diminati oleh masyarakat, untuk menjalankan nya pun bisa dengan mudah memesan  paket umroh  yang dibuka oleh beberpa travel onlinre. Namun sudah taukah anda antara perbedaan ibadah haji dan ibadah Umroh?. Perbedaan haji dan umrogh sebenarnya ada beberapa hal, di masyarakat kita masih banyak orang yang sulit menjelaskannya ketika ditanya akan kedua hal ini.  Sebagai umat islam haji merupakan perkara yang diwajibkan, sehingga kita sebagaui muslim minimal harus tahu perbedaan antara kedua ibadah di tanah suci ini. Agar kita lebih jelas membedakan antara kedua ibadah ini, mari kita baca alinea dibawah.

Waktu pelaksanaan

Ibadah haji dan umroh memang sama sama dilaksanakan di baitullah.  Namun untuk ibadah haji tidak bisa dilakukan sewaktu waktu hanya bisa dilakukan di bulan haji yaitu pada tanggal 9 hingaa 13 dulhijjah. Sehingga jika melakukan ibadah haji diluar jam itu tidak sah dilakukan. Sedangkan untuk ibadah umroh bisa dilakukan sewaktu waktu. Selain tanggal yang dimakruhkan yaitu arofah pada 9 Dzulhijah, hari nahar tangaal 10 dzulhijah dan hari tasyrik yaitu tanggal 11, 12 ,13 dzulhijah.

Manasik

Perbvedaan haji dan umroh juga terdapat pada manasik atau tata cara pelaksanaan nya. Ibadah haji memiliki tatacara yang lebh banyak daripada umrah., sehingga otomatis jika seseorang sudah melaksanakan praktik haji sudah pasti melaksanakan praktik umroh. Adapun rukun umroh terdiri dari niat , thawaf dan sa’I, tahalul atau memotong rambut. Sedangkan untuk haji semua rukun umrah tersebut dilakukan dan di tambah dengan wuquf di arafah, menginap di mudzalifah dan mina, serta melempar jumroh.

Hukum

Ibadah haji memiliki hukum wajib bagi yang telah mampu melaksanakannya, mampu dalam artian banyak hal. Seperti mampu dari hal materi untuk berangkt juga keluarga yang ditinggalkan, mampu dalam segi fisik, dan kondisi psikologis, sedangkan untuk umroh adalah wajib bagi yang mampu dan sebagian ulama lain mengatakan sunnah muakad.

Ketiga perbedaan mendasar untuk haji dan umroh diatas, bisa mendambah pengetahuan kita untuk menjadikan ibadah menjadi lebih ringan dan mudah menjalaninya. Hal yang sangat penting kita perhatikan saat melaukan umrah atau haji di tanah suci ini adalah bahwa seseorang yang melakukan perjalanan ini diluruskan niatanya un tuk beribadah , dan bukan untuk berwisata, pelesiran, riya serta hanya berbelanja.

Meskipun kita berbelanja banyak barang saat berada di baitullah , namun sebaiknya belanja ini dilakukan sekedar saja. Predikat atu gelar haji bisa didapatkan oleh  jemaah yang melakukan ibadah haji, sedangkan untuk jemaah umroh tidak mendapatkan predikat gelar haji tersebut.

Setelah membaca perbedaan antara haji dan  umroh yang sangat berguna, untuk anda yang berencana melaksanakan umroh  sebelum memilih paket umroh  yang banyak disediakan oleh jasa travel pariwisata. Setidaknya dengan mengetahui perbedaan umroh dan naik haji anda tidak akn marah saat pulang dari perjalaan umroh orang orang atau keluarga dan kerabat tidak memanggil anda dengan sebutan haji. Semoga dilancarkan ibadah umroh nya.